Archive for December, 2008

Campur Aduk

Friday, December 26th, 2008

Dear Hidup,

Aku telah kehilangan segalanya, Baby Huey telah meninggalkanku untuk selamanya. Bukan karena dia sudah dipanggil oleh Yang Kuasa, tapi dia telah terkubur selamanya dalam hatiku. Aku telah memaafkannya, tapi tidak berharap untuk menemuinya lagi. Karena luka yang terlalu dalam, aku akan hidup dalam lembaran baru yang lebih indah dan murni. Baby Huey akan menjadi bagian dalam masa lalu yang tidak akan pernah aku tengok lagi, semoga dia bisa bahagia dengan hidupnya tanpa aku.

Teman kerja, aku juga telah memaafkanmu. Getaran hebat dan rasa pusing melanda karena aku akhirnya memaafkan kamu, ya, akupun sekarang merasakan hal yang sama seperti kamu yang pernah mencintai aku. Aku akan selalu hidup, aku akan selalu ceria, penuh canda dan tawa. Kamu tidak akan pernah kehilangan Vitta yang dulu, justru kamu akan mendapati bonus karena Vitta yang sekarang jauh lebih berwarna dan lebih tenang.

Tuhan, aku yakin akan diriMu yang selalu memperhatikan aku dan menyayangi aku, segala macam bahagia dan duka adalah milikMu. Seluruh badan ini tergetar karena menyadari betapa besar diriMu dalam hidupku, betapa Kau mampu memberiku segalanya dan mengambilnya kapan saja dan di mana saja. Tuhan, Kau selalu hadir dalam langkahku, hanya saja kadang aku bodoh karena tidak menyadarinya. Tuhan, hadirlah selalu dalam setiap bahagia dan dukaku, karena dengan begitu aku akan selalu tenang dan berada dalam porsi yang sewajarnya. Aku mencintaiMu, tapi ternyata cintaMu jauh lebih besar padaku. Terima kasih Tuhan, Kau memang yang terbaik dalam hidupku. Aku hanyalah hamba yang penuh kekurangan dan kelemahan, untuk itu aku memohon kepadaMu untuk selalu ada di dekatku.

Memaafkan adalah hal paling sulit yang pernah aku lakukan, tapi hari ini, aku telah memaafkan baby Huey yang pernah menjadi bagian terpenting dalam hidup aku. Dia akan bahagia walaupun akulah yang akan jauh lebih bahagia dibanding dia huehehehe dan teman kerjaku, si penabur garam dan cuka di atas lukaku. Akupun memaafkanmu. Kamu pernah memberiku segala cinta, kasih sayang dan perhatian yang tulus.

AKU MEMAAFKAN KALIAN BERDUA

AKU MENCINTAIMU TUHAN